Ideology Essay

5110 Words Mar 25th, 2016 21 Pages
Nama : Yonathan Gary Wijaya Tjahyono (1801391293) Jessica (1801374684) Mailin (1801377465) Sweety Tania (1801387106)
Kelas : LC66
Mata Kuliah : International Law Issues and International Dispute Settlement

Hukum Hak Asasi Manusia Internasional: Studi Kasus tentang Peran PBB dalam Menanggapi Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Korea Utara pada Tahun 1994-2015

I. Pendahuluan

Hak Asasi Manusia merupakan hak dasar yang secara kodrati melekat pada diri manusia,bersifat universal yang harus dilindungi, dihormati, dipertahankan, dan tidak boleh diabaikan, dikurangi, atau dirampas oleh siapapun. Puncak perjuangan HAM adalah saat perang dunia II dimana Nazi melakukan kejahatan HAM
…show more content…
Orang Korea Utara sering disebut sebagai "orang yang paling diperlakukan brutal di dunia", karena beberapa batasan yang ketat diletakkan diatas kebebasan politik dan ekonomi mereka.Namun, Korea Utara tidak mengakui bahwa mereka melakukan pelanggaran HAM. Menurut kantor berita pemerintah Korean Central News Agency, Korea Utara tidak memiliki masalah pelanggaran hak asasi manusia karena sistem Juche yang diberlakukan di negara tersebut diputuskan oleh rakyat dan bertugas melayani mereka dengan setia. Ideologi Juche ini menekankan bahwa manusia mempunyai kontrol yang besar terhadap dunia dan takdirnya karena manusia memiliki kreativitas dan kesadaran diri. Juche ini merupakan sebuah bentuk tanggung jawab dari tiap individu di Korea Utara untuk mengabdikan diri sepenuhnya kepada negara dan motivasi individu untuk percaya kepada kekuatan, kemampuan, dan ilmu yang dimiliki sendiri untuk kemerdekaan negaranya.
Bukti-bukti menunjukkan bahwa Korea Utarakerap melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) terhadap warganya sendiri dalam aspek moral dan spiritual seperti pelanggaran kebebasan pemikiran, kebebasan untuk mengungkapkan pendapat, kebebasan agama, kebebasan untuk berekspresi, kebebasan untuk mendapatkan informasi hingga pelanggaran yang bersifat fisik seperti penyiksaan, eksekusi mati, dan political prison camp yang diperuntukkan orang – orang yang melanggar kebijakan politik Korea Utara ataupun

Related Documents